Rabu, 02 Maret 2016

Menghindar Dari Kematian


Berfikir untuk menghindar dari kematian mungkin pernah dan sering terlintas dalam pikiran manusia.
#
Apalagi bagi manusia yang benar-benar cinta dengan dunia, manusia yang telah dibutakan oleh dunia, manusia yang cinta oleh harta, jabatan, pangkat, ketenaran dan sederet fatamorgana yang ditawarkan oleh dunia.
#
Dunia menawarkan berbagai macam kenikmatan-kenikmatan, dan bagi orang-orang yang tidak beriman kenikmatan-kenikmatan itu tidak bisa mereka kesampingkan apalagi dibuang begitu saja. Terlalu berat untuk mereka tinggalkan.
#
Tetapi yang lebih tragis lagi, karena lalainya mereka menikmati kenikmatan itu, mereka lupa akan datangnya maut yang siap hadir kapan saja, jika waktunya sudah tiba.
#
Ya begitulah mungkin pikiran sebagian manusia yang telah dibutakan oleh nikmatnya dunia.
#
Mereka berfikir seakan-akan mereka akan hidup selamanya di dunia ini. Mereka berfikir mereka bisa mensiasati maut dan bernego dengan sang malaikat pencabut nyawa.

Bukankah sudah jelas dan terang dalam Al Qur’an yang suci, Allah swt berfirman : "Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu,
Kendatipun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan:
“Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah:
“Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) Hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun? (Surat An Nisa’ : 78)
#
Daripada berfikir untuk menghindar dari kematian, lebih baik berfikir apa yang akan dibawa pada saat kita mati nanti ?
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar